Beranda Maluku Utara Kaban: Bantuan Sembako Sebagian Sudah Diberikan Kepada Warga yang Terdampak Banjir

Kaban: Bantuan Sembako Sebagian Sudah Diberikan Kepada Warga yang Terdampak Banjir

250
0
BAGIKAN
Dalik Gafur, Kepala BPBD Kabupaten Morotai.

MOROTAI – Untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada Senin (28/01), di lima kecamatan Pulau Morotai, yakni kecamatan Mortim desa Mira, kecamatan Morut, desa Sakita, Loleo Jaya, Bere-bere, Lusuo, kecamatan Morja, desa Sopi, Sopi Majiko, Pangeo, kecamatan Morselbar, desa Wayabula, Raja, Telai Pantai, Waringi, kecamatan Morsel, desa Muhajirin dan Sabatai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai, langsung bergerak cepat dan turun ke desa-desa yang dilanda banjir.

Penanganan banjir yang dilakukan oleh pihak BPBD ini dengan cara membagi dua tim. ”Jadi tim yang satu ini dibawah pimpinan Kepala BPBD Morotai, saya sendiri, menuju ke tiga kecamatan Mortim, Kecamatan Morut dan kecamatan Morja. Sementara untuk tim ke dua diketuai oleh bapak Kusdadi, mereka menuju di Kecamatan Morselbar bersama Wabup Morotai Hi Asrun Padoma, serta sejumlah Instasi terkait. Tujuannya untuk mengambil data rumah-rumah yang terendam banjir, sehingga diberikan bantuan berupa sembako dan lainnya,” kata Dalik Gafur, Kepala BPBD Kabupaten Morotai,  saat dikonfirmasi media ini diruang kerjanya, Senin (28/01).

Menurutnya, ”Untuk bantuan sembako sebagian sudah diberikan, tetapi ini khususnya di kecamatan Morja, dan langkah bantuan yang diberikan ini melalui kordinasi dengan camat dan pemerintah desa setempat, atas perintah Asisten I, sehingga mereka bisa memberikan bantuan tersebut. Pasalnya, kami belum bisa turun langsung ke lokasi banjir di desa Sopi, karena jembatan di desa Lusuo itu sudah putus, dan langkah kordinasi yang kami lakukan itu akhirnya di respon oleh camat dam Pemdes setempat. Sehingga bantuan berupa Sembako langsung diberikan kepada masyarakat di desa Sopi dan desa Sopi Majiko sebanyak 71 rumah,” katanya.

Dirinya mengakui bahwa, dengan adanya banjir yang terjadi itu. Ada sebagian warga yang sudah mengungsi di tempat ketinggian, dan ada juga warga yang sudah balik ke rumahnya masing-masing. Namun, dari pihak BPBD sendiri tetap standby kemudian lakukan kordinasi dengan camat. Kalau akses jalan di desa Lusuo sudah bisa dilewati, maka besok kami rencana akan turun lansung ke desa Sopi,” akunya.

Sementara untuk Kecamatan Morselbar, saat ini pihaknya belum bisa memberikan bantuan. “Karena tim kami masih melakukan pengambilan data di lokasi. Memang untuk data sementara yang perolah khususnya di kecamatan Morselbar yang terkena banjir itu, yakni desa Wayabula, Raja, Telei Pante, desa Waringi. Begitu juga sejumlah kecamatan lainnya saat masih dalam pengambilan data,” ucapnya.

Dirinya lantas merincikan total rumah warga yang terkena banjir sejak tanggal 18-28 Januari 2019 ini, sebanyak 400 rumah, dari total 45 desa yang tersebar di lima kecamatan Pulau Morotai. (Ical)