Beranda Hukrim Penanggung Jawab Yayasan Barokah Surya Nusantara Ditetapkan Sebagai Tersangka, 113 Saksi Sudah...

Penanggung Jawab Yayasan Barokah Surya Nusantara Ditetapkan Sebagai Tersangka, 113 Saksi Sudah Diperiksa 

1846
0
BAGIKAN
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol Drs. Suroto.

TERNATE – Kepolisan Daerah (Polda) Provinsi Maluku Utara, menetapkan satu orang tersangka atas kasus dugaan pendangkalan aqidah melalui Karnaval Merah Putih yang dilakukan oleh Yayasan Barokah Surya Nusantara kepada ratusan anak sekolah tingkat SD, SMP dan SMA di Kabupaten Pulau Morotai tanggal 21 Februari lalu.

Suasana Press Realese

Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol Suroto kepada awak media di Ruang Rupatama Polda, Jumat 08/03/19 siang mengatakatan, Sejak menerima laporan dari masyarakat pihak penyidik langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan telah menetapkan satu tersangka, yang merupakan penanggungjawab Yayasan Barokah Surya Mandiri (YBSN) yang berinisial ‘GD’ alias Greis, yang sementara ini masih ditahan di Jakarta.

“Tersangka yang ditetapkan penyidik dalam kasus ini berinisial ‘GD’ alias Greis yang merupakan penanggung jawab dari YBSN,” ungkap Kapolda.

Lanjut Kapolda, setelah resmi menetapkan satu tersangka, penyidik juga masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi ahli lainya sambil menunggu kondisi kesehatan tersangka Greis membaik.

“Sebenarnya tersangka sudah kita bawa ke Ternate, namun tiba di bandara Sukarno Hatta, tersangka mengeluh sakit dan penyidik meminta tim dokter bandara untuk melakukan pemeriksaan, dan dokter tidak menginginkan dia (tersangka) terbang makanya yang bersangkutan sekarang masih dirawat di Jakarta,” jelas Kapolda.

Namun, Mantan Dir reskrim Polda Malut itu berjanji, jika kondisi kesehatan tersangka membaik, maka tersangka akan langsung dibawah ke Ternate untuk diproses lebih lanjut.

Tambah Kapolda, untuk pemeriksaan saksi, penyidik sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 113 saksi.

“Untuk Kabupaten Pulau Morotai kita sudah periksa 24 Orang, di Kota Tidore 38 orang dan Kota Ternate 51 orang,” ucap Kapolda.

Sementara itu, istri Bupati Morotai, Serly Tjoanda Laos yang membuka acara  kegiatan Karnaval Merah Putih tanggal 21 Februari itu belum diperiksa oleh penyidik kepolisian dengan alasan, penyidik masih fokus pada penyelidikan awal,” tutup Kapolda. (HI)