Beranda Maluku Utara BPRS Sumbang 1,3 M untuk PAD Ternate

BPRS Sumbang 1,3 M untuk PAD Ternate

575
0
BAGIKAN
Rapat umum pemegang saham PT. BPRS Bahari Berkesan Ternate.

TERNATE – Pemerintah kota Ternate  menggelar rapat umum pemegang saham PT. BPRS Bahari Berkesan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman sebagai kuasa dari pemkot Ternate pemegang saham terkendali di ruang Eksekutif Room lantai II kantor Wali Kota, pada Selasa lalu (2/4/2019).

Kepala BPRS Bahari Berkesan H. Risdan Harly usai rapat mengatakan dalam rapat pemegang saham tersebut, membahas terkait laporan keuangan tahun 2018 dan rencana bank BPRS tahun 2019, sedangkan terkait dengan laba yang diperoleh BPRS Bahari Berkesan dan pihak juga mengajukan keputusan, atau persetujuan dari pemegang saham dalam rapat pemegang saham untuk pendistribusiannya, jadi salah satu pendistribusian adalah BPRS memberikan sumbangan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Ternate melalui saham sebesar Rp. 1,3 miliar untuk Pemkot Ternate.

“Alhamdulillah yang kami sampaikan diterima dan setujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham, dan semuanya disetujui laporan keuangannya maupun rencana bisnis serta pendistribusian laba untuk BPRS Bahari Berkesan,” kata Risdan.

Risdan menjelaskan rencana bisnis untuk tahun 2019 ini adalah penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan, selain itu dalam rencana bisnis tahun ini, pihaknya akan melakukan ekspansi pengembangan kantor cabang di beberapa daerah terdekat salah satunya di kota Tidore Kepulauan dan Halmahera Barat.

“Insya-Allah kita akan melakukan roadshow di kedua daerah ini untuk kita membangun kerja sama terkait dengan pengembangan BUMD di masing-masing daerah yang disebutkan dengan pembukaan kantor cabang BPRS Bahari Berkesan di dua daerah tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembukaan cabang BPRS di tahun ini membutuhkan proses jika disetujui antara dua daerah tersebut, karena pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatu tinggal kita meminta persetujuan, karena ini menyangkut dengan kerja sama antara daerah tiga daerah yang disebut dengan kerja sama segi tiga emas yang kita ingin kembangkan sehingga membutuhkan proses.

“Insya Allah dua daerah ini menyetujui maka kita akan masuk dan kita akan membuka cabang BPRS Bahari Berkesan di dua daerah tersebut,” tambahnya. (AC)