Beranda Maluku Utara Begini Tanggapan Kadiknas Terkait Siswa SMP Negeri 4 Tidore yang Tidak Naik...

Begini Tanggapan Kadiknas Terkait Siswa SMP Negeri 4 Tidore yang Tidak Naik Kelas

494
0
BAGIKAN
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo.

TIDORE KEPULAUAN – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo menanggapi terkait sejumlah siswa di SMP Negeri 4 Kota Tidore Kepulauan yang tidak naik kelas pada semester genap tahun 2019 padahal memenuhi kreteria ketuntasan minimal (KKM).

Menurut Kadis, dirinya telah menghubungi kepala sekolah pada sekolah bersangkutan dan menanyakan alasan tidak naiknya para siswa tersebut. Dan oleh kepala sekolah, ketujuh siswa tersebut tidak memiliki kehadiran diatas 75 persen serta punya perilaku yang tidak baik terhadap guru.

“Saya tanya, alasannya seperti itu jadi kaitannya dengan hal-hal teknis yakni proses pembelajaran di sekolah maka saya tidak bisa mengintervensi kesana karena saya menghargai hak guru,” jelas Kadis di kantor Wali Kota Tidore belum lama ini.

Dijelaskan juga, sesuai dengan ketentuan dalam kurikulum (K-13), siswa dapat naik kelas bilamana memenuhi tiga unsur penilaian. Pertama, nilai tidak boleh kurang dari KKM, kedua kehadiran harus diatas 75 persen, dan ketiga memiliki sikap atau perilaku yang baik.

Dari ketentuan tersebut, maka ketujuh orang siswa itu tidak memenuhi dua unsur dalam KKM, sehingga oleh pihak sekolah para siswa itu tidak dapat naik kelas.

“Kalau tiga unsur itu, satu memenuhi dan dua tidak memenuhi kan jadi pertimbangan pihak sekolah untuk tidak kasi naik kelas. Supaya jadi pembelajaran ke yang lain. Artinya bahwa guru berbicara tidak mau dengar ada yang (maaf) memaki guru, ini informasi dari kepala sekolah. Dan para siswa tersebut juga tidak bisa ditegur,” tutur Kadis.

Dijelaskan pula, bahwa sekolah mempunyai harapan kepada para siswa untuk memiliki intelektual yang bagus, serta moral dan sikap yang baik. Sehingga terbentuklah manusia Indonesia seutuhnya.

“Jadi ini adalah proses pembelajaran, sehingga pembelajaran kepada yang lain bahwa sekolah ini tidak hanya butuh pintar, tetapi butuh orang yang berkarakter dan berkhlak bagus, dan disiplinnya bagus,” ungkapnya. (SS)