Beranda Maluku Utara Ini Komentar Muhammad Sinen, Soal Pertemuan 11 Parpol

Ini Komentar Muhammad Sinen, Soal Pertemuan 11 Parpol

492
0
BAGIKAN
Muhammad Sinen. (Foto:Istimewa)

TIDORE KEPULAUAN – Kancah politik di Kota Tidore Kepulauan menghadapi pemilihan wali kota dan wakil wali kota periode 2020-2025 semakin seru. Pasalnya, petahana dengan jargon AMAN Jilid II yakni Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen diduga bakal menghadapi 11 (sebelas) pimpinan partai politik di Kota Tidore Kepulauan.

Walau begitu, AMAN jilid II melalui Muhammad Sinen, tidak terlalu mengambil pusing atas langkah 11 pimpinan partai politik di Tidore tersebut.

“Bagi pasangan AMAN tetap santai-antai, menang dan kalah sudah diatur, manusia hanya bisa berusaha yang terbaik dengan langkah taktis,” kata Muhammad Sinen, Kamis (05/09) kemarin.

Dirinya pun berharap, agar apa yang dilakukan 11 orang perwakilan partai politik dapat menemukan sosok kandidat yang menjadi lawan politiknya bersama Ali Ibrahim pada pemilihan 2020 nanti. Karena menurutnya, pergerakan partai politik tidak menemukan kandidat untuk bertaruh dikarenakan peluang menang yang sangat kecil, belum lagi terjadinya perubahan konstalasi politik dimana – mana.

“Bisa saja ada 3 atau 4 dari 11 partai politik itu memberikan dukungan ke pasangan AMAN,” tuturnya.

Sebelumnya, 11 partai politik masing-masing Nasdem, PAN, Demokrat, PKB, Hanura, Golkar, PKS, Gerindra, PPP, Perindro, dan PBB lewat para pimpinan dan sejumlah anggota melakukan pertemuan di Sekretariat DPD Nasdem Tikep, Kelurahan Gamtufkange, Rabu (04/09) kemarin.

Pertemuan yang dihadiri 19 anggota maupun pimpinan parpol ini dengan agenda “Pembentukan Kaukus Penyelamatan Demokrasi Kota Tidore Kepulauan”.

Juru bicara Kaukus Penyelamatan Demokrasi Kota Tidore Kepulauan, Ridwan M. Yamin yang juga Ketua DPD Demokrat Tidore, menuturkan bahwa tujuan dari dibentuknya kaukus tersebut adalah dengan melihat kondisi Kota Tidore sebelum, sekarang, dan ke depannya untuk menghadapi momentum Pilwako 2020 nanti.

“Maka dari itu, kaukus ini nantinya menjaring putra putri terbaik dari Kota Tidore yang diharapkan ke depan dapat melakukan perubahan terhadap Kota Tidore, Kepulauan,” akunya. (SS)