Beranda Halmahera Timur Ini Hasil Monitoring Ifas dan PM, Di Posko COVID-19 Halmahera Timur

Ini Hasil Monitoring Ifas dan PM, Di Posko COVID-19 Halmahera Timur

252
0
BAGIKAN

MABA – Tim Gugus Tugas Covid-19 yang melibatkan beberapa OKP/LSM sebagai tim relawan, guna melakukan monitoring di sejumlah posko-posko COVID-19 yang tersebar di beberapa kecamatan se Haltim. Akan tetapi hasil monitoring oleh LSM Institute Faigiye Spasial (Ifas) bersama Pemuda Muhammadiyah (PM) Haltim, ditemukan sejumlah keluhan langsung dari ketua Posko COVID-19.

Ketua LSM Ifas, Ismit Abas Hatary, menjelaskan, kegiatan monitoring dan pemantauan tersebut bertujuan menyerap keluhan maupun kendala dari petugas posko. “Memang karena OKP dan LSM kita dimasukkan dalam tim relawan gugus tugas COVID-19, tentunya kita harus memastikan semua kebutuhan petugas posko terkafer dengan baik, begitu juga untuk melihat langsung kendala yang dimiliki petugas kita agar menjadi catatan untuk dievaluasi oleh tim,” ungkap Ismit.

Dikatakan dari hasil monitoring yang dilaksanakan di posko Subaim Kecamatan Wasile maupun Posko Hatetabako Kecamatan Wasile Tengah Haltim, ditemukan sejumlah permasalahan mendasar dalam kegiatan penanganan COVID oleh petugas posko, diantaranya adalah minimnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker, identitas diri warga yang menyeberang ke Daru Tobelo, dan juga kurangnya kesadaran warga khususnya yang baru pulang dari zona merah.

“Itu memang yang menjadi tantangan mereka di posko Hatetabako, untuk itu harapan mereka agar ada kebijakan yang lebih tegas yang bisa terapkan agar warga bisa patuh dengan edaran pemerintah,” ungkap Ismit.

Lanjut dia, untuk posko Subaim pelaksanaan kegiatan pencegahan berjalan lancar di laksanakan oleh petugas posko khususnya untuk warga yang menggunakan moda transportsi laut.

“Kalau untuk Subaim memang lebih fokus untuk warga yang menggunakan akses kapal ferry dari Halut, dan sampai sejauhh ini tetap di lakukan penerepan protokol kesehatan bagi setiap penumpang yang baru tiba,” katanya.

Sementara itu, para petugas posko juga berharap agar kebijakan penanganan COVID-19 melalui satgas desa agar cepat di maksimalkan, karena setiap kegiatan yang tertuang dalam Permendes nomor 6 itu sangat membantu para petugas khususnya tenaga medis.

“Memang terobosan itu juga sangat ditunggu sebenarnya, karena dianggap sangat membantu mereka dengan keterlibatan aktif aparat desa maupun masyarakat,” ungkap Ismit.

Ismit juga mengatakan, jika hasil monitoring tersebut, yang sudah dilakukan beberapa hari kemarin akan ditindak lanjuti ke Sub Pencegahan Covid 19 Haltim, sebagai bahan evaluasi. (Dhy)