Beranda Maluku Utara Kota Ternate Mulai Terapkan New Normal

Kota Ternate Mulai Terapkan New Normal

413
0
BAGIKAN
Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abdurrahman, SH. MM. (Foto: Istimewa)

TERNATE – Penerapan New Normal atau memulai hidup baru normal kembali mulai diterapkan oleh Pemerintah Kota Ternate. Ini artinya kita diminta untuk bersahabat dengan Corona.

Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abdurrahman, SH. MM ketika diwawancarai awak media Rabu (27/5) menyampaikan bahwa, New Normal menjadikan Corona sebagai sahabat dan bukan untuk dilawan. Ini dilakukan agar dapat menciptakan budaya hidup baru masyarakat Kota Ternate.

“Agar betul-betul bisa bersahabat dengan Corona, artinya bagaimana bisa menempatkan kebiasaan hidup ini sehingga, tidak terkena Virus Corona,” ungkapnya.

Walikota juga mengatakan bahwa masyarakat kota Ternate bisa mengatasi hal ini. Menurutnya sebagai contoh bahwa pada saat kita diserang Demam Berdarah, banyak sekali anjuran yang diterapkan dan hal itu, nyatanya bisa dilaksanakan oleh masyarakat, sehingga dirinya mengatakan dengan begitu pula Corona dengan anjuran harus pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, ini akan menjadi tradisi hidup baru kita.

Dikatakan, nanti juga akan ada sosialisasi dimana nantinya ini akan lebih mengedepankan kepada bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi new normal ini. Selain itu juga, hal ini tentunya berkaitan dengan rencana pemerintah untuk melaksanakan relaksasi, artinya pelaksanaan ini dalam hal New normal.

“Kita akan sosialisasi kepada, pengusaha-pengusaha secara bertahap, jadi kita akan buat kelonggaran untuk hotel dan resto, yang awalnya kita himbau untuk tutup nanti kita akan mulai buka dengan protokol kesehatan yang lebih ketat,” ungkapnya.

Untuk pengusaha ini akan segera dibuka tapi secara bertahap, seperti restoran, toko-toko dan bioskop namun tempat usaha seperti ini bakal dibekali dengan sosialisasi terlebih dahulu, sehingga nanti kedepan mereka akan jadi perpanjangan tangan dalam melakukan sosialisasi tersebut.

“Tempat-tempat usaha tersebut, harus menerapkan orang-orang yang datang harus pakai masker, harus menjaga jarak dan mengurangi kapasitas dari hari normalnya,” ujarnya.

Ketika ditanya terkait dengan penerapan new normal disaat Kota Ternate dengan angka peningkatan pasien positif yang semakin meningkat, Walikota mengaku, peningkatan angka positif yang terus meningkat ini karena kita sudah memiliki alat swab test, dan disisi lain kita tetap melakukan kampanye sadarkan protokol kesehatan yang lebih ketat, setelah itu baru dilakukan relaksasi beberapa kegiatan, karena hal ini berkaitan dengan ekonomi.

Penerapan New Normal ini, karena dampak ekonomi semakin besar, terkait dengan orang-orang yang hanya mempunya hasil pendapatan di bisnis tertentu yang ketika ditutup mereka  bingung bekerja apa, maka New Normal sudah sepantasnya diterapkan meski secara bertahap sehingga ini bisa memulihkan kembali usaha yang sempat ditutup.

“Kelonggaran yang diberikan tersebut, tetap berpatok pada protokol kesehatan, karena apa pun yang dilakukan kuncinya adalah kesadaran akan protokol kesehatan ini menjadi pola hidup baru kita, hal ini yang akan diterapkan dimasyarakat,” tandasnya. (NN)