Beranda Maluku Utara Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura dan Dikbud Malut Gelar Uji Sertifikasi...

Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura dan Dikbud Malut Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa SMK

348
0
BAGIKAN
Penyerahan sertivikasi. (Foto: Istimewa)

TERNATE – Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura bekerja sama dengan Bidang Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggelar uji sertifikasi kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Wilayah Maluku Utara.

Ujian yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Ternate pada Senin 8 Maret 2021 itu dihadiri Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P1), Kepala Cabang Dinas UPTD Kota Ternate, Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate. kegiatan ini sekaligus dilakukan penyarahan sertifikasi kompetensi siswa oleh Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Imam Makhdy Hassan dalam sambutannya mengatakan, uji sertifikasi komptensi merupakan sebuah keharusan yang hendaknya dilaksanakan oleh satuan pendidikan, guna mengukur kecakapan, keahlian dan ketrampilan para peserta didik, dalam upaya untuk memenuhi standar mutu dan standar kompetensi sumber daya manusia.

“Saya berharap kepada peserta didik yang mengikuti kegiatan uji sertifikasi kompetensi ini, agar benar-benar fokus, supaya hasil diharapkan dapat tercapai untuk kedepan, kami dari Dikbud Malut, akan terus melakukan evaluasi, monitoring dan berbenah di seluruh SMK,” harapnya.

Kata Imam Makhdy, kegiatan ujian sertifikasi komptensi harus didukung dengan sarana prasarana penunjang yang memadai dan guru produktif yang profesional sesuai spektrum kejuruan, agar target pencapaian penyediaan sumber daya manusia bisa tercapai.

Dalam pemenuhan sarana dan prasarana, lanjut dia, di Tahun ini SMKN 2 Kota Ternate dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memenuhi kelengkapan sarana prasarana demi menunjang kompetensi peserta didik.

“Saya mengharapkan dukungan dari badan standar nasional pendidikan dan lembaga sertifikasi profesi, untuk pengembangan SMK, karena di Maluku Utara prsentase penyerapan tenaga kerja dari waktu ke waktu terus bertambah, sementara kesiapan sumber daya manusia kami belum memiliki kompetensi standar sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.

Kepada Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate, dan umumnya kepala SMK di Malut, dia berharap, lebih kreatif, inovatif, mandiri dan terus berkoordinasi agar presepsi dalam pengembangan SMK dapat terwujud. (HI/ Adv)