Beranda Hukrim Buwas : Malut Wilayah yang Cukup Rawan Terjadinya Penyelundupan Narkoba

Buwas : Malut Wilayah yang Cukup Rawan Terjadinya Penyelundupan Narkoba

285
0
BAGIKAN

GN-Ternate, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Budi Waseso menyatakan Maluku Utara termasuk wilayah yang cukup rawan terjadinya penyelundupan narkoba melalui jalur laut. Hal ini disampaikan pada Seminar Nasional Penguatan Peran Civil Society dan Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Maluku Utara, Kamis (23/03) bertempat di Grand Dafam Hotel Ternate.

Dalam paparannya, Komjen Budi Waseso mengingatkan kondisi Indonesia Darurat Narkoba ditandai dengan  jumlah pengguna yang meninggal setiap hari sekitar 51 – 57  orang dan dalam sebulan mencapai dapat mencapai 150 ribu orang yang meninggal dunia di tahun 2016.

“Upaya pencegahan dan pengawasan pada tempat rawan masuknya narkotika, mengetahui jenis narkotika yang baru dan perubahan sosial budaya di masyarakat. Sehingga dibutuhkan pemahaman yang menyeluruh sehingga upaya pencegahan sangat penting, karena jika seseorang sudah menggunakan narkotika maka terjerat dan jika ketergantungan tidak mudah lepas,” kata pria yang akrab disapa Buwas ini.

Menurut Buwas, Maluku Utara termasuk wilayah yang cukup rawan terjadinya penyelundupan narkoba melalui jalur laut dengan jumlah pengguna mencapai 14.988 berdasarkan data prevalensi penyalahgunaan narkoba hasil penelitian BNN – Puslitkes UI tahun 2014.

Seminar yang juga diisi dengan Pernyataan dan Penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Maluku Utara oleh Perwakilan Pemerintah Daerah, Perwakilan Kesultanan, Unsur Forkorpimda, Perwakilan Forum Rektor, unsur Ormas dan Unsur Mahasiswa dihadapan Kepala BNN ini berisi pernyataan perang terhadap penyalahgunaan narkoba dalam menyelamatkan generasi penerus Maluku Utara, mendukung program pemberdayaan masyarakat serta ikut berperan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang disaksikan kepala BNN.(*)